Kajian Santai

Galau Kok Mesbuk?

Semua orang pasti pernah merasakan sesuatu yang tidak diinginkan. Semua orang juga pasti mempunyai masalah dan problem kehidupan. Di saat tertentu orang hidup bahagia dan senang, di saat yang lain pula boleh jadi sedih dan pilu. Dan ini adalah sunnatullah.

Dalam menyikapi masalah kehidupannya, orang memiliki beragam tindakan untuk memecahkannya. Ada yang mencurahkan perasaan dan uneg-unegnya kepada keluarga, teman, atau bahkan kepada benda-benda mati. Apalagi sering dijumpai tidak sedikit orang yang apabila mempunyai problem, selalu ia curhatkan di jejaring sosial seperti facebook atau twitter sehingga semua manusia mengetahuinya.

Ada pula seseorang yang status upated-nya adalah kegalauan hidup, seakan-akan tiada hari tanpa kebahagiaan. Dari artikel Curhat Hanya Kepada Allah — Muslim.Or.Id by null

Masa iya mas? “Ada pula seseorang yang status upated-nya adalah kegalauan hidup, seakan-akan tiada hari tanpa kebahagiaan?” Gak salah tuh? Iya salah dung… Mestinya kan gini “Ada pula seseorang yang status upated-nya adalah kegalauan hidup, seakan-akan tiada hari tanpa penderitaan atau kesusahan atau lagi kegalauan…”Hehe…

Tapi maksudnya betul banget. Semenjak era terbuka di bidang komunikasi orang lebih bertambah stress daripada tenangnya.Lihat saja, mana yang lebih stress? Yang pegang blackberry, android dan keduanya atau yang gak bawa hape sama sekali? Hoho…

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s